Disdikbud Polman dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar Gelar Sidang Penetapan Cagar Budaya Kabupaten

 

Polewali Mandar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan Sidang Penetapan Cagar Budaya Peringkat Kabupaten oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar, di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu hingga Sabtu (7-12/3).

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar Laode Muhammad mengungkapkan sejumlah faktor yang perlu dicapai dalam penetapan tersebut, yang pertama mempunyai kriteria dan unsur-unsur budaya, sehingga memiliki kekuatan untuk dijadikan sebagai rekomendasikan cagar budaya.

“Dalam sidang tersebut yang dilihat pertama adalah kriteria. Kriteria yang pertama tidak hanya karena  umurnya 50 tahun, akan tetapi mempunyai nilai penting bagi ilmu pengetahuan, bagi pendidikan, sejarah, budaya, agama dan lain-lain. Tetapi 5 kriteria yang ada di UU itu adalah syarat utama,” ucapnya.

Selanjutnya, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Polewali Mandar Marendeng menjabarkan, terdapat 20 objek yang diduga sebagai situs cagar budaya yang diajukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar yang termasuk di dalamnya, yakni Situs Alamungan Batu di Luyo dan juga benda yang diduga cagar budaya terdapat di Desa Samasundu, yaitu Esssung Batu.

“Yang kami usulkan ada 20, terdiri dari beberapa kecamatan dan desa. Dalam pengusulan itu, bukan hanya makam saja, tetapi terdapat situs-situs selain dari makam, seperti Alamungan Batu di Luyo. Ada juga benda yang diduga cagar budaya terdapat di Desa Samasundu, yaitu Essung Batu. Ada sekitar 15 Makam termasuk Todilaling, Makam Puang Tobarani, Makam Tomepayung, dan Pallabuang. Itu juga kami usulkan,” jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan, Makam Todilaling dan Makam Imam Lapeo, serta Situs Alamungan Batu di Luyo sudah masuk peringkat provinsi, hanya saja belum dapat ditetapkan dikarenakan belum ditetapkan oleh Pemkab OKU.

"Apabila hal ini telah ditetapkan dan memiliki status hukum, secara otomatis berada dalam perlindungan negara," pungkasnya.

Tim Warta Kominfo SP Polewali Mandar.