Solo Siap Jadi Pusat Sport Tourism

Solo – Salah satu tren pariwisata yang berkembang pesat selama pandemi adalah sport tourism. Untuk merespons tren sport tourism, Kota Solo tidak mau ketinggalan dan telah bersiap memfasilitasi hal tersebut. Apalagi, menurut Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka sport tourism dapat memajukan olahraga di Kota Batik.

“Untuk penggemar jogging bisa mengunjungi Stadion Manahan, Taman Monumen 45 Banjarsari, Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Taman Balekambang,” ucap Gibran saat ditemui di Balai Kota Surakarta, Selasa (29/3).

Gibran menambahkan bagi yang hobi gowes bisa melewati tiga rute sepedaan. Pertama, rute sejarah yang akan melewati Keraton Solo, Benteng Vastenburg, Pasar Gede, Bunker Tua Balai Kota, dan Pura Mangkunegaran.

Kedua, ada rute taman yang akan melewati Taman Banjarsari, Stadion Manahan, Lapangan Kottabarat, Taman Sriwedari, dan Loji Gandrung.

“Terakhir, ada rute kriya yang lewat Kampung Blangkon, Kampung Batik Laweyan, Kampung Batik Kauman, dan finish di Museum Batik Danar Hadi. Piye, wes lengkap to (Bagaimana, sudah lengkap kan)?” tambahnya.

Berkembangnya sport turism juga menjadi salah satu faktor pendorong Kota Solo dipilih sebagai tuan rumah kejuaraan Asean Para Games ke-11 tahun 2022.

Selain banyak tempat yang mendukung sport tourism, Solo juga merupakan kota ramah difabel yang menyediakan banyak fasilitas untuk penyandang disabilitas.

Banyak terdapat fasilitas seperti guiding block, parkir khusus difabel, jalur khusus kursi roda, bus ramah difabel, dan berbagai fasilitas lain. Hal ini dilakukan untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, termasuk hak untuk berwisata dan berolahraga.