Bawaslu Demak Gelar Sosialisasi Tangkal Hoaks di Medsos

Demak – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Demak (Bawaslu) menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Hoaks di Media Sosial, Kamis, (18/8/22).

Ketua Bawaslu Demak Khaerul Shaleh, dalam sambutan dan arahannya berharap melalui sosialisasi ini pegawai Bawaslu lebih paham mengenai berita bohong alias hoaks dan bagaimana cara menyikapi dan menangkalmya.

Sementara itu, Subkoor Media Komunikasi Publik dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Demak Rudyanto selaku narasumber menyampaikan, informasi hoaks sangat cepat penyebarannya, salah satunya disebabkan karena pengetahuan literasi pada masyarakat masih kurang, sehingga belum paham dan bisa membedakannya dengan informasi yang valid.

“Apalagi media sosial merupakan hal yang dianggap baru oleh masyarakat, sehingga merasa harus mengikuti perkembangan jaman tanpa ada bekal pengetahuan. Nah inilah yang membuat mereka cenderung menelan apa adanya informasi tersebut," kata Rudy.

Alasan lainnya, lanjut Rudy, masyarakat seringkali hanya membaca judul saja tanpa mengetahui isinya secara keseluruhan atau mudah terprovokasi dan langsung membagikan pada kelompok atau komunitasnya melalui grup percakapan. Disinilah penyebab kenapa berita hoaks cepat viral, ditambah lagi juga dengan hadirnya para buzzer sebagai pasukan siber.

"Dengan demikian perlu adanya langkah antisipasi pada lembaga seperti menyiapkan rilis berita. Kemudian memberikan peningkatan kapasitas SDM bagi pegawainya, memberikan pengetahuan literasi pada masyarakat dan di bekali dengan pengetahuan-pengetahuan terkait adanya hoaks itu sendiri," pungkasnya.