Plt Bupati Bogor: Momentum HUT ke-77 RI Semangat Pulihkan Ekonomi

Bogor - Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menyebutkan, momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI menjadi semangat bagi Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat dalam memulihkan perekonomian.



"Usai pandemi mereda dan momentum HUT ke-77 Kemerdekaan RI ini, kita fokus untuk pemulihan ekonomi, pulih dan bangkit memenuhi janji pembangunan dan meletakkan pondasi kuat untuk masa depan Kabupaten Bogor lebih baik lagi," ungkap Iwan dalam pidatonya di Cibinong, Rabu (17/8).



Menurut dia, upaya pemulihan ekonomi bisa mudah dicapai jika pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas, karena baginya tidak ada kemajuan bangsa tanpa kualitas SDM yang sehat, terdidik, sejahtera, produktif, inovatif dan berbudaya.



"Untuk itu kami akan terus meningkatkan kapasitas layanan kesehatan, membangun rumah sakit, meningkatkan gizi anak-anak, serta memperbaiki sanitasi untuk mencapai zero stunting di tahun 2023," ujarnya.



Iwan menyebutkan, sebagai upaya menurunkan angka kemiskinan dan kesenjangan yang naik akibat pandemi, program yang menjadi tulang punggung perputaran ekonomi daerah akan terus digalakkan.



"Kemudian mempercepat penyerapan APBD, melanjutkan pembangunan infrastruktur, sport and tourism, ekonomi kreatif. Lalu Bumdes, Desa Wisata dan ekowisata, untuk lingkungan yang lebih lestari, melanjutkan program Satu Miliar Satu Desa (Samisade). Optimalisasi Bogor Career Center untuk kesempatan kerja," papar Iwan.



Upaya lainnya, pemberian bantuan sosial (bansos), hibah dan insentif untuk meningkatkan produktivitas dan daya beli. Selanjutnya, relaksasi pajak, mengaktifkan lahan tidur, digitalisasi, promosi, serta pemasaran dan penggunaan produk UMKM.



Ia mengklaim pemulihan ekonomi yang dilakukan oleh Pemkab Bogor membuahkan hasil signifikan, seperti meningkatnya laju pertumbuhan ekonomi menjadi 3,55 persen, menurunnya angka pengangguran dari 14,29 persen menjadi 12,22 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 70,40 poin menjadi 70,60 poin.



"Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan sektor investasi, perdagangan, dan industri yang menjadi penyumbang terbesar PDRB, tahun ini Pemkab Bogor akan mendirikan Mal Pelayanan Publik," tandas Iwan.