Pemkab Bekasi Terima Kunker DPRD Bandung Barat Bahas Implementasi Smart City

Cikarang Pusat - Pemerintah Kabupaten Bekasi menerima kunjungan kerja (kunker) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bandung Barat, di ruang Sekretaris Daerah, Kantor Bupati Bekasi, Komplek Pemkab, Cikarang Pusat, pada Senin (10/10).

Kunker diterima langsung oleh Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, perwakilan Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik dan Dewan Smartcity Kabupaten Bekasi dengan dialog pembahasan implementasi smart city di Kabupaten Bekasi.

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengemukakan, kunker tersebut merupakan kesamaan visi antara Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bandung Barat dengan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dan kemajuan daerah melalui konsep smartcity.

"Kami tentu saja, Kabupaten Bekasi dan Bandung Barat ini memiliki semangat yang sama dalam memajukan daerah, apalagi di era digital ini, maka smart city ini menjadi salah satu jawabannya, agar kita bisa memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat," jelasnya usai kunker.

Dani berharap, kunker ini dapat saling memberikan motivasi dan sharing antar daerah, serta mampu melakukan komunikasi yang berkesinambungan.

"Tapi nanti Kabupaten Bekasi juga belajar kepada Bandung Barat, karena kita ini sama-sama organisasi pelayanan publik yang memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Rismanto menyampaikan pihaknya mengapresiasi atas sambutan dan sharing yang dilakukan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan beserta jajaran dalam membagi pengetahuan mengenai konsep smartcity yang telah diimplementasikan di Kabupaten Bekasi, seperti dalam perencanaan, implementasi, infrastruktur yang harus disiapkan dalam pelaksanaannya.

"Kami merasa terhormat langsung dihadiri pak penjabat bupati ini kebahagiaan tersendiri, dan kami ucapkan terimakasih, kedua, tadi banyak sharing ilmu dari proses perencanaan, implementasi,  sampai bahkan apa masalah yang timbul dalam hal penyiapan infrastruktur smartcity," ujarnya.

Rismanto menyampaikan hasil dari dialog ini akan ditindaklanjuti dan didorong untuk dilaksanakan di Kabupaten Bandung Barat.

"Itu bagi kami adalah ilmu baru yang tentu akan bermanfaat untuk kami coba dorong di Kabupaten Bandung Barat," tandasnya.