Bupati Rohul Ajak Masyarakat Patuhi Prokes Selama Ramadhan

Rokan Hulu – Bupati Rokan Hulu (Rohul) Sukiman menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan kerukunan bagi umat muslim yang melaksanakan Ibadah Puasa Ramadhan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Mantan Dandim Inhil ini, Senin (19/4), juga menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dan meningkatkan syiar Islam dengan disiplin mematuhi prokes COVID-19.

“Saya juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan malam Ramadhan dengan melaksanakan amal ibadah sesuai dengan syariat agama Islam dengan tetap mematuhi anjuran pemerintah khususnya disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun, menjeaga jarak dan menghindari kerumunan,” imbaunya.

Bupati Sukiman juga mengajak masyarakat menciptakan keamanan ketertiban dan kerukunan serta kesabaran didalam bermasyarakat, dengan harapan terwujudnya saling menghormati dan menghargai.

“Sehingga seluruh masyarakat dan umat dalam susana penuh kekeluargaan keharmonisan dan kedamaian diantara kita semua yang beraneka ragam, agama, budaya, adat dan istiadat di Negeri Seribu yang kita cintai ini,” harap Sukiman.

Sebagai pedoman pelaksanaan Ibadah dibulan Ramadhan, Bupati Sukiman telah mengeluarkan Surat Edaran dengan Nomor : 850/SETDA-UM/22.05 tentang Pelaksanaan Bulan Suci Ramadhan Tahun 1442 H Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Kabupaten Rohul.

“Meskipun kasus COVID-19 di Rohul sudah relatif menurun, tapi perlu kita buat sebuah kebijakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dengan melaksanakan prokes. Untuk itu saya meminta kepada Camat, Lurah dan Kepala Desa untuk dapat melakukan inventarisasi Rencana Pasar Ramadhan diwilayah masing-masing,” pintanya.

Lanjut Bupati Sukiman, diperlukan juga melakukan penataan Pasar Ramadhan di wilayah masing-masing sesuai dengan prokes. Untuk kegiatan menyambut bulan suci Ramadhan seperti Bolimau Kasai atau nama lainnya, yang bersifat menimbulkan kerumunan dan keramaian agar tidak dilaksanakan.

Dalam pelaksanaan shalat tarawih dan witir, Sukiman juga berharap masing-masing masjid/mushala agar membuat sarana untuk prokes COVID-19, seperti menyiapkan tempat mencuci tangan dan sabun, memakai masker bagi jamaah, memberi tanda jarak shaf dan membawa sajadah masing-masing,

“Sementara untuk ceramah rohani Ramadhan (Kultum) agar dipersingkat dengan memasukkan materi ceramah tentang prokes dan vaksinasi, karena dengan adanya edukasi dan sosialisasi ini, agar masyarakat tidak takut untuk divaksinasi dan mendukung program Nasional ini,” harapnya.

Bupati Sukiman juga meminta seluruh elemen dan komponen masyarakat untuk memberlakukan dan mengaktifkan PPKM di Desa/Keluruhan dengan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, RW RT, TP PKK, Posyandu, tokoh masyarakat, agama dan masyarakat.