Pemkab Rohul Ikuti Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting se-Riau

Rohul - Plh Bupati Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Abdul Haris mengikuti rapat virtual bersama Pj Sekretaris Daerah Provinsi Riau Masrul Kasmy dan Bupati/Walikota se-Provinsi Riau dengan agenda penilaian kinerja kabupaten/kota dalam pelaksanaan Delapan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Provinsi Riau, di Diskominfo Rohul, Senin (24/5).

Pada kesempatan tersebut, Pj Sekda Prov Riau Marul Kasmy menyampaikan kepada Kabupaten/Kota untuk bisa gunakan Isu-isu stanting yang masuk dalam program dan strategis dari RPJMD sehingga menjadikan target penurunan prevalensi stunting sebagai salah satu indikator kinerja Kepala Daerah. Dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada baik dari sumber dana APBN  kemudian juga dari CSR Atau (TJSP) tanggung jawab sosial perusahaan dan badan usaha.

"ini juga kita perlu ketuk ada kepedulian bersama sehingga ini akan membuat Porsi porsi dukungan itu akan lebih baik luas di masyarakat maupun dari pilar trophy maupun dari dana dana sah lain untuk mencegah dan penurunan stanting," tambahnya

Ditambahkan Marul, perlunya melakukan evaluasi secara terus-menerus bagi intervensi gizi spesifik dan sensitif serta melakukan aksi konvergensi stanting secara rutin kepada Gubernur selaku Wakil dari pemerintah pusat di daerah.

PjSekda Prov Riau berharap bagi kabupaten/kota yang mendapat penilaian kinerja terbaik untuk dapat menjadi motivasi dan praktik bagi kabupaten kota lainnya serta menjadi Kabupaten/Kota yang membuahkan inovasi atau kegiatan spesifik lokal yang dapat digunakan sebagai alternatif dalam upaya penurunan dan pencegahan stanting.

Sedangkan bagi Kabupaten/Kota yang belum menghasilkan hasil penilaian yang terbaik diharapkan untuk dapat meningkatkan kinerja nya di tahun-tahun yang akan datang semoga apapun yang dihasilkan dalam penilaian kinerja ini akan menjadi amal ibadah dan semangat kepada kita semua untuk bekerja lebih baik lagi. Tutup Masrul Kasmy.

Sementara itu, usai mengikuti kegiatan secara Virtual, Plh Bupati Rokan Hulu H.Abdul Haris menyampaikan kepada Media bahwa Kab.Rohul sejak awal telah melakukan langkah langkah yang sangat bisa menurunkan angka Stunting dimana dari tahun 2013 hingga tahun 2021 Kab.Rohul telah bisa menurunkan angka Stunting hingga saat ini berada pada angka 17 persen, dimana sebelumnya berada pada angka 37 persen.

Plh menambahkan capaian ini tidak lepas dari upaya seluruh tim baik Pemerintah Daerah hingga Pemerintah Desa dan juga lembaga yang ada baik PKK maupun lembaga sosial yang ada ditengah masyarakat Serta yang tidak kalah penting yakni dari kader kader posyandu.

Dalam hal upaya penurunan Stunting di Kab.Rokan Hulu dilakukan dengan beberapa inovasi yang mana dengan menghimbau masyarakat agar mau ke Posyandu dengan cara mempersiapkan daya tarik bagi anak anak.

" Sejauh ini kita di Rokan Hulu jika dibandingkan dengan target Nasional sudah berada dibawah dengan angka 17 persen sedangkan angka di Provinsi saat ini baru berada di angka 24,6 persen yang mana dengan provinsi saja kita sudah cukup baik dan cukup jauh persentase yang kita capai, namun kita tidak boleh lengah, kita harus tetap berupaya mengajak seluruh komponen yang ada untuk bagaimana menurunkan terus angka stunting tersebut," ucap Plh Bupati Rohul.

Haris Berharap didalam penanganan Stunting perlu nya mempermudah 3K ( komunikasi, koordinasi dan kolaborasi) dimana hasil itu semua adanya intervensi.

"Kita juga menerbitkan beberapa ketentuan Bupati untuk menjadi pedoman di tingkat Desa bagaimana kita berupaya menurunkan angka Stunting ke depan, jadi kita berharap kiranya kolaborasi ini tetap dijaga di seluruh OPD, Desa dan Kecamatan yang ada untuk senantiasa bekerjasama terutama dengan kader posyandu yang ada di seluruh Desa di Kab.Rokan Hulu".